Yohanes 15:1-17

Menjalin Relasi dengan Yesus Kristus

5 April 2022
GI Purnama

Tuhan Yesus menggambarkan relasi antara diri-Nya dengan murid-murid-Nya sebagai hubungan antara pokok anggur dengan ranting-rantingnya. Ranting tidak akan bisa hidup dan menghasilkan buah bila tidak menempel pada pokoknya (15:5). Supaya sebuah pohon bisa menghasilkan banyak buah, pohon itu harus dirawat. Ranting yang terlepas dari pokoknya akan segera mengering dan mati, sehingga harus dibuang. Ranting yang berbuah harus sering dibersihkan supaya bisa menghasilkan lebih banyak buah. Sama seperti sebuah ranting harus menempel terus pada pokoknya, demikian pula para murid harus terus membangun relasi dengan Kristus supaya bisa berbuah.

Pentingnya relasi para murid dengan Kristus juga berlaku bagi semua orang percaya di sepanjang abad. Bila kita tidak menjalin relasi dengan Kristus melalui pembacaan firman Tuhan dan doa, kita tidak akan bisa bertumbuh dan berbuah, melainkan kita akan mati seperti ranting yang mengering karena terlepas dari pokoknya. Pembacaan firman Tuhan itu bermanfaat untuk mengoreksi cara hidup kita dan membuat kita bertumbuh menjadi semakin dewasa secara rohani (bandingkan dengan 15:3). Bila kita memiliki relasi yang sehat dengan Kristus, kita akan mengenal kehendak-Nya dan kita akan bisa menaikkan pokok doa yang sesuai dengan kehendak-Nya. Doa yang sesuai dengan kehendak Allah adalah doa yang berkenan kepada Allah, sehingga doa seperti itu pasti akan dikabulkan oleh Allah (15:7; 1 Yohanes 5:14). Sebaliknya, bila kita tidak bersedia menyediakan waktu untuk menjalin relasi dengan Kristus, bagaimana kita bisa memahami kehendak Allah dan bagaimana kita bisa memiliki keinginan yang sesuai dengan kehendak-Nya?

Janji "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya." (15:7) adalah janji bersyarat. Janji itu hanya berlaku bila syaratnya terpenuhi. Kita tidak bisa menuntut bahwa apa pun yang kita minta akan dikabulkan oleh Allah bila kita tidak menyediakan waktu untuk menjalin relasi dengan Kristus. Apakah Anda telah membiasakan diri untuk menjalin relasi dengan Kristus? Apakah Anda telah sungguh-sungguh berusaha untuk memahami kehendak-Nya yang tertuang di dalam Alkitab? Apakah Anda berani berdoa dengan iman bahwa Allah pasti akan mengabulkan doa Anda? (Matius 21:22).

Pokok Doa
1. Kesehatan Mental Remaja Indonesia.
2. Yayasan Gema Kasih Yobel.
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design