Yohanes 15:18-27

Bersaksi Itu Tidak Selalu Sukses!

6 April 2022
GI Purnama

Respons terhadap berita Injil itu bermacam-macam. Ada orang yang bersikap terbuka terhadap berita Injil, akan tetapi ada pula yang bersikap tertutup, bahkan membenci pemberitaan Injil. Respons negatif terhadap berita Injil itu wajar karena kebenaran Allah berbeda dengan keyakinan dan kecenderungan dunia ini. Tidak mengherankan bila jumlah orang yang menolak--bahkan membenci--berita Injil lebih banyak daripada yang menerima. Penolakan massa terhadap Tuhan Yesus yang telah membuat amat banyak kebaikan--bahkan mujizat-mujizat yang Ia lakukan jelas memperlihatkan keilahian-Nya--merupakan cermin bahwa amat wajar bila pemberitaan Injil itu menemui tantangan dan penolakan. Kita tidak perlu heran bila kebaikan kita menuai respons negatif karena Tuhan Yesus pun mengatakan tentang orang banyak yang berespons negatif itu, "Mereka membenci Aku tanpa alasan." (15:25). Bila kita melakukan kebenaran dan menuai respons negatif, ingatlah perkataan Tuhan Yesus, "Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." (Matius 5:10-12). Respons yang positif terhadap kesaksian kita memang merupakan sumber penghiburan. Akan tetapi, bila kita mendapat respons negatif, kita tetap memiliki sumber penghiburan yang tidak tergantung dari situasi, yaitu penghiburan yang berasal dari Roh Kudus. Penghiburan inilah yang memungkinkan kita memiliki damai sejahtera di tengah kesulitan dan tantangan (Yohanes 14:26-27).

Apakah Anda pernah memperoleh respons negatif saat Anda memberitakan Injil atau saat Anda berusaha untuk hidup dalam kebenaran? Jangan merasa heran bila kebaikan yang Anda lakukan menuai kebencian atau sikap memusuhi! Sekalipun demikian, sadarkah Anda bahwa sekalipun kebaikan Anda tidak selalu direspons secara positif, Anda tetap harus melaksanakan tanggung jawab Anda untuk bersaksi kepada dunia ini? (15:27, bandingkan dengan 15:8 dan 15:16). Ingatlah bahwa Roh Kudus yang diutus Allah untuk mendampingi kita itulah yang akan membangkitkan keberanian serta memampukan kita untuk menjadi saksi Kristus (2 Timotius 1:7; Kisah Para Rasul 1:8).

Pokok Doa
1. Kesehatan Mental Remaja Indonesia.
2. Yayasan Gema Kasih Yobel.
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design