Yohanes 16:16-33

Dukacita Berubah Menjadi Sukacita

8 April 2022
GI Purnama

Kesukaran dan kesusahan tidak selalu berakhir dengan penderitaan berkepanjangan, melainkan bisa saja berakhir dengan kegembiraan. Tuhan Yesus berkata, "Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia." (16:21). Pada umumnya, kesuksesan harus didahului dengan kerja keras. Hasil yang baik harus dibayar dengan pengorbanan. Kegembiraan biasanya didahului dengan kesusahan. Orang yang sukses dalam studi adalah orang yang menyediakan banyak waktu untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Orang yang sukses dalam pekerjaannya adalah orang yang mau bekerja dengan rajin. Kondisi semacam itu merupakan hukum alam.

Perkataan "tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi" (16:16a) tampaknya menunjuk kepada peristiwa penangkapan, penyaliban, kematian, dan penguburan Tuhan Yesus, sedangkan perkataan "tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku" (16:16b) tampaknya menunjuk kepada peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus. Peristiwa pertama menghasilkan dukacita, sedangkan peristiwa kedua menghasilkan kegembiraan yang tidak akan bisa hilang (16:22). Saat itu, Tuhan Yesus berbicara dalam bentuk kiasan atau perumpamaan yang sulit dimengerti oleh para murid. Setelah Tuhan Yesus berkata, "Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa." (16:28), para murid langsung mengatakan bahwa Tuhan Yesus telah berbicara dengan terus terang (16:29). Memang benar bahwa kunci untuk memahami perkataan Tuhan Yesus adalah kesadaran bahwa Tuhan Yesus adalah Allah yang telah datang dari sorga ke dalam dunia.

Kematian dan kebangkitan Kristus adalah kabar baik bagi semua orang di sepanjang masa. Melalui kematian-Nya, Kristus telah menerima murka Allah untuk menebus dosa manusia. Melalui kebangkitan-Nya, Kristus menunjukkan bahwa Dia telah menang atas kuasa dosa dan kematian. Kematian Kristus menghasilkan pengharapan bagi manusia berdosa. Akan tetapi, agar seseorang bisa memperoleh pengampunan dosa, harus ada orang yang pergi menyampaikan berita Injil tentang pengorbanan Yesus Kristus. Apakah Anda sudah memberitakan Injil kepada keluarga dan teman-teman Anda?

Pokok Doa
1. Kesehatan Mental Remaja Indonesia.
2. Yayasan Gema Kasih Yobel.
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design