Lukas 5:1-26

Iman yang Diungkapkan dalam Tindakan

8 Maret 2025
GI Purnama

Iman bukan hanya menyangkut persetujuan intelektual, tetapi iman seharusnya mencakup kemauan dan tercermin dalam tindakan. Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita bisa menyimak tiga contoh tentang iman yang diungkapkan secara aktif melalui tindakan. Contoh pertama adalah tentang Simon Petrus yang bersedia menaati perintah Tuhan Yesus untuk mengulang tindakan menebar jala, walaupun sebelumnya, dia sama sekali tidak mendapat hasil saat menebar jala. Kesediaan Simon Petrus untuk menaati perintah itu jelas merupakan tindakan iman bila kita mengingat bahwa Simon Petrus adalah seorang nelayan, sedangkan Yesus Kristus berasal dari keluarga tukang kayu, bukan keluarga nelayan (5:4-11).

Contoh kedua adalah tentang seorang yang terjangkit penyakit kulit bersifat menular yang yakin bahwa Yesus Kristus sanggup menahirkan dia, padahal penyakit itu merupakan penyakit yang tidak bisa diobati pada masa itu (5:12-14). Jelas bahwa keyakinan tersebut merupakan ungkapan iman. Perlu dipahami bahwa dalam Alkitab Terjemahan Baru versi 1 (TB1), penyakit kulit tersebut disebut sebagai penyakit kusta. Akan tetapi, uraian Perjanjian Lama tentang penyakit kulit ini tidak sama dengan penyakit kusta yang kita kenal pada masa kini. Oleh karena itu, dalam Terjemahan Baru versi 2 (TB2), penyakit kulit ini tidak lagi disebut sebagai penyakit kusta, tetapi disebut sebagai penyakit kulit yang bersifat menular.

Contoh ketiga adalah peristiwa yang terjadi saat Tuhan Yesus sedang mengajar di sebuah rumah. Saat itu, datanglah beberapa orang dengan mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur. Karena banyak orang berkumpul di rumah itu, mereka tidak bisa masuk. Oleh karena itu, mereka naik ke atap rumah, lalu membuka atap dan menurunkan orang sakit itu tepat di depan Tuhan Yesus dengan maksud agar Tuhan Yesus bersedia menyembuhkan orang lumpuh itu. Tindakan ini juga merupakan ungkapan iman. Yang amat menarik, ternyata bahwa Tuhan Yesus mengganjar ungkapan iman ini bukan hanya dengan membuat si lumpuh dapat berjalan, tetapi juga dengan menganugerahkan pengampunan dosa (5:18-20).

Apakah Anda bisa menambahkan contoh ungkapan iman yang pernah Anda lihat dalam kehidupan orang lain? Apakah Anda sendiri juga merupakan orang yang beriman? Bila Anda seorang beriman, bagaimana Anda bisa menjelaskan kepada orang lain bahwa Anda benar-benar seorang yang beriman? Dengan perkataan lain, apakah Anda dapat memberikan contoh ungkapan iman yang telah terwujud dalam kehidupan Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design