Lukas 6:20-49

Hidup Melampaui Kewajaran

11 Maret 2025
GI Purnama

Kehidupan Kristen adalah kehidupan yang melampaui kewajaran. Kita bisa tetap berbahagia sekalipun kita miskin atau dalam keadaan kekurangan. Kita bisa tetap berbahagia walaupun iman kita kepada Kristus membuat kita dibenci, dikucilkan, dicela, atau dilecehkan. Kita bisa bersukacita dalam segala keadaan karena sukacita kita bukan tergantung pada apa yang ada pada diri kita saat ini, tetapi pada apa yang telah disediakan Allah bagi kita di surga.

Bila pandangan kita terarah ke masa depan, bukan pada apa yang bisa kita lihat atau apa yang kita alami saat ini, maka kita akan memiliki kesanggupan untuk melakukan hal-hal yang melampaui kewajaran seperti mengasihi musuh, meminta berkat bagi mereka yang mengutuk diri kita, serta mendoakan mereka yang telah berbuat jahat terhadap diri kita, bahkan membalas perlakuan jahat dengan perbuatan baik. Pada intinya, Allah menghendaki agar kita tidak merespons perlakuan jahat dengan perlakuan yang sama, melainkan kita harus melakukan kebaikan yang kita harapkan untuk dilakukan oleh orang lain terhadap diri kita, dan kita melakukan hal itu tanpa menuntut balasan. Bila kita telah memperagakan perbuatan baik yang sepatutnya dilakukan manusia terhadap sesamanya, barulah kualitas hidup kita bisa benar-benar menjadi lebih baik daripada kualitas hidup orang yang kita anggap sebagai orang berdosa. Dengan demikian, kita meneladani Allah Bapa di surga yang telah memperlakukan diri kita dengan murah hati!

Bacaan Alkitab hari ini merupakan cermin bagi kita untuk mengevaluasi cara hidup kita. Bila kita bercermin pada kemurahan Allah yang telah dilimpahkan terhadap diri kita, kita akan merendahkan diri dan memperbaiki diri. Bila kita tidak bercermin pada kemurahan Allah, kita akan cenderung menghakimi orang lain! Kita akan mudah melihat kesalahan orang lain terhadap diri kita tanpa menyadari bahwa kita pun memiliki banyak kekurangan dan kita memerlukan pengampunan Allah. Bercermin pada kemurahan Allah yang telah kita terima itu penting agar kita sanggup melakukan kehendak Allah. Bila kita tidak menaati kehendak Allah, maka iman kita hanya omong kosong belaka! Iman yang tidak terwujud dalam Tindakan adalah iman yang mudah runtuh saat menghadapi tantangan dalam kehidupan. Apakah Anda memiliki tekad untuk hidup dalam ketaatan terhadap kehendak Allah? Apakah pengharapan Anda telah tertuju kepada apa yang disediakan Allah di surga bagi diri Anda? Apakah Anda bisa tetap bersukacita saat Anda mengalami kekurangan, kehilangan, atau kegagalan? Apakah Anda bersedia membalas kejahatan dengan kebaikan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design