Lukas 17

Melaksanakan Tanggung Jawab

1 April 2025
GI Purnama

Kerajaan Allah hadir saat kehendak Allah dilaksanakan. Oleh karena itu, Kerajaan Allah juga hadir saat Kristus hadir secara fisik untuk melayani umat-Nya (17:21). Saat ini, kehendak Allah belum terlaksana sepenuhnya karena Iblis dan kejahatan masih bisa merajalela. Kita masih menanti saat Kerajaan Allah hadir sepenuhnya, yaitu sesudah Iblis dibinasakan dan kejahatan sudah tidak ada lagi. Saat itu, Kerajaan Allah sudah terwujud sepenuhnya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kehadiran Kerajaan Allah seutuhnya itu tidak bisa dipastikan kapan akan terwujud. Walaupun wajar bila kita menantikan hadirnya Kerajaan Allah secara utuh, prioritas kita haruslah melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab kita saat ini. Kita tidak boleh melalaikan tanggung jawab kita, baik terhadap Allah maupun terhadap sesama.

Salah satu tanggung jawab terhadap sesama orang percaya adalah membangun kesalehan orang-orang percaya di sekitar kita, terutama mereka yang lemah. Orang tua, guru, dan orang Kristen yang lebih dewasa secara rohani harus menjadi teladan, bukan menjadi penyesat, terutama bagi anak-anak! (17:1-2; bandingkan dengan Matius 18:6-7; Markus 9:42). Kita harus bersikap saling membangun dengan saudara-saudara seiman yang berada di sekitar kita. Bila saudara seiman kita berbuat dosa, kita wajib menegur atau mengingatkan! Bila ada saudara seiman yang melakukan kesalahan terhadap diri kita, lalu ia menyesal dan meminta maaf, kita harus memaafkan dia. Bahkan, bila kesalahan itu dilakukan berulang kali pun, kita tetap harus memaafkan bila ia menyesal (Lukas 17:4). Memaafkan tanpa batas adalah ciri khas Kristen yang hanya bisa kita terapkan bila kita selalu mengingat bahwa Allah telah lebih dahulu mengampuni dosa-dosa kita.

Salah satu tanggung jawab terhadap Allah adalah bersyukur atas anugerah Allah yang telah kita terima (17:12-18). Membiasakan diri untuk selalu bersyukur akan menolong kita untuk selalu merasa cukup dan menghargai apa yang telah Allah berikan kepada kita, dan selanjutnya menolong kita untuk menghindari perasaan iri hati dan keserakahan. Dengan demikian, rasa cukup ini juga akan memampukan kita menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama. Mungkin itulah yang membuat Rasul Paulus berkata, "Memang kesalehan itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar." (1 Timotius 6:6).

Apakah Anda telah menjadi warga Kerajaan Allah? Apakah Anda sadar bahwa sebagai seorang yang sudah memperoleh keselamatan, Anda bertanggung jawab untuk ikut membangun kesalehan orang-orang di sekitar Anda serta mengungkapkan rasa syukur atas anugerah Allah yang telah Anda terima?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design