Ibrani 3

Jangan Menggadaikan Iman

20 Januari 2026
Pdt. Souw Suharwan

Kita sering mendengar tentang artis, politisi atau tokoh publik yang menjadi berita viral karena berganti agama. Tindakan mengingkari kepercayaan lama dan beralih ke kepercayaan baru yang diyakini sebagai lebih baik, lebih menguntungkan, dan lebih masuk akal ini disebut murtad. Fenomena seperti ini bukan hal baru. Mengapa banyak orang yang begitu mudah beralih iman dan memeluk kepercayaan lain? Mungkin tindakan ini dilandasi oleh keinginan mendapat promosi jabatan, peningkatan karier politik, keuntungan ekonomi, atau untuk mendapat pasangan yang dicintai, dan sebagainya.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, penulis memberi peringatan keras agar orang percaya jangan murtad. Dia mengingatkan umat Allah agar tidak mengeraskan hati dan memberontak kepada Allah seperti nenek moyang mereka (3:8). Leluhur mereka tersesat dan meninggalkan jalan Allah, padahal mereka telah melihat berbagai perbuatan Allah yang ajaib di padang gurun selama 40 tahun (3:9). Itulah yang membuat Allah murka (3:10), sehingga mereka tidak bisa memasuki Tanah Perjanjian (3:11). Dengan tekun, penulis Surat Ibrani meyakinkan mereka yang sudah berada di jalur yang benar agar tidak terombang-ambing dan kembali ke kepercayaan lama. Dia mengajarkan keunggulan Kristus dibandingkan para nabi dan malaikat (pasal 1). Keselamatan yang besar telah dikerjakan Kristus (pasal 2) dan Kristus lebih unggul dari Musa (pasal 3). Penulis kitab ini menyadari bahwa sekalipun Musa adalah sosok yang besar dan sangat dihormati orang Yahudi, namun Yesus Kristus jauh lebih besar dari Musa. Bila Musa diibaratkan sebagai rumah, Yesus Kristus adalah ahli bangunan yang membangun rumah itu. Jelas bahwa orang yang membangun lebih terhormat daripada rumah yang ia bangun (3:1-4). Pencipta jelas lebih tinggi daripada ciptaan. Jika umat Allah mendengar apa pun yang dikatakan oleh Musa, seharusnya mereka juga mendengarkan apa yang Kristus katakan. Penulis menulis secara gamblang dan memakai berbagai cara untuk mengajar kebenaran agar orang-orang Yahudi benar-benar percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan meyakinkan mereka untuk tidak beralih kepada kepercayaan lama.

Apakah Anda yakin bahwa hanya Kristus saja yang bisa menjadi jalan keselamatan yang mendamaikan diri Anda dengan Allah? Apakah Anda sudah menjadikan Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi Anda? Jika ada saudara seiman yang meninggalkan keyakinan karena alasan tertentu, jangan anggap dia sebagai musuh karena perbedaan keyakinan. Berdoalah dan rangkullah dia agar Allah menjamah hatinya dan menuntunnya untuk kembali kepada Allah!

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design