Yohanes 6:1-21

Kristus Layak Dipercaya

5 Maret 2026
GI Purnama

Bacaan Alkitab hari ini—yang menceritakan bahwa Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang sampai kenyang hanya dengan lima roti jelai dan dua ikan—seharusnya bukan hanya membuat kita mengagumi Kristus, tetapi membuat kita memercayai Yesus Kristus karena Dia dapat diandalkan. Sayang, terjadinya mukjizat tidak secara otomatis membuat seseorang memercayai Kristus yang membuat mukjizat itu. Respons penonton amat positif, "Dia ini benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia." (6:14). Sayang, ketakjuban orang banyak tidak disertai kesediaan untuk taat mengikuti kehendak-Nya, melainkan mereka hendak memaksakan keinginan mereka sendiri (6:15). Mereka salah fokus saat melihat mukjizat yang berlangsung di depan mata mereka. Seharusnya, pengalaman melihat mukjizat meyakinkan mereka bahwa Yesus Kristus bisa diandalkan dan pantas dipercaya. Akan tetapi, ternyata orang banyak itu memiliki agenda sendiri, yaitu mereka ingin agar Yesus Kristus menjadi raja yang memimpin perlawanan terhadap pemerintah Romawi. Respons yang salah fokus ini membuat Yesus Kristus memilih untuk menyingkir ke gunung seorang diri. Respons para murid juga mengecewakan! Seharusnya, mukjizat memberi makan lima ribu orang membuat mereka memercayai dan mengandalkan Kristus saat menghadapi masalah apa pun. Akan tetapi, saat terombang-ambing di danau karena muncul angin kencang, lalu Tuhan Yesus berjalan di atas danau, para murid ketakutan karena menyangka bahwa yang berjalan di atas air danau adalah hantu (bandingkan dengan Matius 14:26 dan Markus 6:49).

Salah fokus saat melihat mukjizat juga masih terjadi sampai masa kini. Saat seorang anggota jemaat bersaksi tentang mukjizat berupa pertolongan Tuhan yang di luar dugaan, respons para pendengar belum tentu berupa pujian terhadap kebaikan dan kebesaran Allah! Kadang-kadang, kesaksian tentang mukjizat bisa menjadi ajang pamer kehebatan, persaingan, atau cermin sikap tidak bertanggung jawab. Pendengar kesaksian tentang mukjizat pun bisa salah fokus dan merasa iri atau merasa diabaikan oleh Tuhan. Ingatlah bahwa kesaksian tentang mukjizat tidak boleh berpusat pada diri sendiri, tetapi pada kemuliaan Allah. Ingatlah pula bahwa mukjizat bukan hanya berupa peristiwa yang menghebohkan, tetapi juga bisa berupa pertolongan Tuhan yang tidak terduga dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, peristiwa mukjizat harus membawa kita pada keyakinan bahwa Kristus bisa diandalkan dan layak dipercaya. Apakah Anda memercayai pemeliharaan Kristus dalam hidup Anda? Apakah Anda masih mengingat mukjizat yang pernah terjadi dalam hidup Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design