Yohanes 6:22-59

Kristus Adalah Roti Hidup

6 Maret 2026
GI Purnama

Banyak orang mencari Tuhan Yesus, tetapi motivasi mereka salah sehingga Tuhan Yesus tidak berkenan kepada mereka. Yesus Kristus tidak datang untuk mencari pengikut, tetapi Dia datang untuk menyelamatkan orang berdosa! Secara terus terang, Tuhan Yesus menegur orang banyak yang datang mencari Dia karena telah memakan roti sampai kenyang, dan Dia mendorong mereka, "Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu. Sebab, Dialah yang telah dimeteraikan Allah Bapa." (6:27). Tentu saja, makanan yang dimaksud bukanlah makanan dalam pengertian harfiah, melainkan keselamatan di dalam Kristus yang berlangsung sampai kekekalan. Untuk bisa memperoleh keselamatan, mereka harus percaya kepada Yesus Kristus, "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah." (6:29b). Orang Yahudi menganggap penting pemberian manna, yaitu makanan yang diberikan kepada bangsa Israel pada masa pengem¬baraan di padang gurun. Akan tetapi, yang diberikan Tuhan Yesus lebih penting: Dia memberikan Diri-Nya sendiri sebagai Roti Hidup. Orang yang memakan manna semuanya telah mati, tetapi orang yang memakan Roti Hidup memiliki hidup kekal, yaitu hidup yang berlangsung selama-lamanya sampai masa kekekalan.

Kita harus menyadari bahwa roti hanya bisa membuat seseorang mempertahankan hidupnya untuk sementara. Hanya Yesus Kristus yang bisa memberikan hidup yang kekal—yaitu hidup yang terus berlangsung sampai masa kekekalan—dengan mengorbankan diri-Nya sendiri. Roti Hidup itu jauh lebih berharga daripada manna, makanan yang bisa mempertahankan kehidupan jasmani untuk sementara. Pada masa kini, gereja harus senantiasa mengingat bahwa tugas gereja bukan hanya membagikan makanan atau kebutuhan jasmani, tetapi gereja harus membagikan berita Injil, yaitu berita keselamatan di dalam Kristus. Sama seperti Roti Hidup lebih penting daripada manna, demikian pula membagikan Injil keselamatan di dalam Kristus jauh lebih berharga daripada memenuhi keperluan jasmani. Tugas diakonia—yaitu menolong orang yang berkekurangan—perlu selalu diingat, tetapi tugas marturia—bersaksi dan memberitakan Injil—adalah tugas utama yang tidak boleh diabaikan, apa pun alasannya. Menurut keyakinan Anda, mana yang lebih penting bagi Anda dan gereja Anda: Keperluan jasmani (makanan) atau keperluan rohani (keselamatan di dalam Kristus)? Apakah keyakinan Anda dan gereja Anda telah tercermin dalam praktik hidup Anda, baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota gereja?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design