Sebelum mengakhiri pelayanan-Nya secara fisik di bumi dan menuju klimaks pelayanan berupa kematian di kayu salib, Yesus Kristus berdoa bagi para murid-Nya. Hal ini memperlihatkan bahwa doa adalah bagian yang sangat penting dalam pelayanan Yesus Kristus. Doa Tuhan Yesus mengajarkan beberapa hal yang sangat penting untuk kita perhatikan: Pertama, memperoleh hidup yang kekal berarti menjalin relasi dengan Allah Bapa dan dengan Yesus Kristus (17:2-3). Kita tidak bisa mengeklaim bahwa kita telah memiliki hidup yang kekal bila cara hidup kita tidak memperlihatkan adanya relasi dengan Allah. Relasi dengan Allah perlu untuk terus-menerus ditumbuhkan seumur hidup kita. Oleh karena itu, relasi kita dengan Allah seharusnya makin lama makin erat. Bila relasi kita dengan Allah menjadi tawar, berarti relasi itu harus segera diperbaiki. Kedua, cara memuliakan Allah adalah dengan menyelesaikan pekerjaan yang Allah berikan kepada kita (17:4). Kita tidak akan bisa mengeklaim bahwa hidup kita memuliakan Allah bila kita tidak mengaitkan cara kita menjalani hidup dengan tujuan Allah atas hidup kita. Tujuan Allah atas hidup kita ini bisa kita temukan terutama melalui pembacaan dan perenungan firman Tuhan. Salah satu cara melaksanakan pekerjaan Allah adalah dengan—antara lain—menyampaikan firman Allah atau kehendak Allah kepada orang lain (bandingkan dengan 17:6-8).Ketiga, Kristus bukan hanya mendoakan para murid yang langsung bersama-sama dengan Dia saat Dia hadir di bumi secara fisik, tetapi Dia juga mendoakan orang-orang yang menjadi percaya karena pemberitaan Injil. Ia berdoa agar orang-orang percaya bersatu dan menjalin relasi seperti relasi antara para murid dengan Allah dan Yesus Kristus (17:20-23). Oleh karena itu, walaupun orang-orang percaya pada masa kini perlu bergabung dengan gereja lokal yang beraneka ragam, persatuan yang melintasi sekat gedung gereja harus tetap dijalin, sehingga persatuan umat kristiani bisa menjadi kesaksian bagi dunia ini.
Apakah Anda telah memperoleh hidup yang kekal? Apakah Anda tetap tekun menjalin relasi dengan Allah? Apakah Anda memahami tujuan Allah atas hidup Anda? Apakah Anda terus bergumul untuk menemukan kehendak Allah bagi diri Anda? Apakah Anda sudah menyediakan waktu untuk melaksanakan salah satu kehendak Allah yang penting, yaitu berdoa? Anda bukan hanya perlu berdoa bagi diri Anda, tetapi Anda juga perlu mendoakan gereja Anda, mendoakan permasalahan bangsa yang bisa disimak dari berita TV seperti bencana alam, dan mendoakan pelayanan misi untuk menjangkau mereka yang belum pernah mendengar berita Injil.