Yohanes 20:11-18

Kristus Tetap Hadir Sesudah Ia Bangkit (Pasca-Paskah)

6 April 2026
GI Purnama

Perhatikan bahwa yang pertama kali berjumpa dengan Yesus Kristus yang telah bangkit dari kematian adalah Maria Magdalena. Dalam masyarakat yang menjunjung tinggi kaum pria, perjumpaan ini memperlihatkan bahwa dalam pandangan Kristus, kaum wanita tidak lebih rendah daripada kaum pria. Akan tetapi, adalah berlebihan juga bila kita menyimpulkan bahwa Yesus Kristus lebih mementingkan wanita daripada pria. Bila Yesus Kristus menampakkan diri pertama kali kepada Maria Magdalena, hal itu wajar karena Maria Magdalena adalah orang pertama yang berziarah ke kubur Kristus. Selain itu, sebagai wanita, Maria Magdalena sangat emosional—ia menangis—dan memerlukan penguatan karena ia kaget saat melihat kubur yang kosong. Sebenarnya, Maria Magdalena menangis karena memikirkan dirinya sendiri. Ia merasa ditinggalkan. Kesedihan membuat matanya tertutup oleh air mata. Oleh karena itu, saat Kristus menampakkan diri kepadanya, dia tidak sadar, bahkan dia mengira bahwa yang menyapa adalah penjaga taman. Maria dikuasai oleh prasangkanya sendiri, sehingga dia tidak bisa menyadari kehadiran Kristus. Maria harus menanggalkan prasangkanya supaya dia bisa mengenal Kristus secara benar.

Yesus Kristus tidak selalu seperti yang kita pikirkan. Untuk bisa mengenal Dia secara benar, kita harus menanggalkan semua prasangka kita, dan kita harus membuka hati dan pikiran kita untuk menyimak apa yang Dia katakan. Sadarilah bahwa cara berpikir Kristus jauh melampaui cara berpikir kita. Seperti Maria yang tidak sadar bahwa Yesus Kristus yang telah bangkit itu sedang berdiri di belakangnya dan menyapa dirinya, demikian pula kita mungkin tidak selalu menyadari penyertaan dan pertolongan-Nya dalam hidup kita. Perlu kita sadari bahwa setelah kenaikan-Nya ke surga, interaksi Yesus Kristus dengan kita itu bukanlah interaksi dengan kehadiran fisik yang terlihat. Agar bisa menyadari penyertaan dan pertolongan-Nya dalam hidup kita, kita harus mengembangkan kepekaan rohani, khususnya melalui doa dan pembacaan firman Tuhan. Bila kita tidak menyediakan waktu untuk memperdalam relasi kita dengan Kristus, mata rohani kita akan amat sulit memahami penyertaan dan perlindungan Kristus atas diri kita, dan yang terlihat jelas adalah masalah yang kita hadapi. Apakah Anda sering merasa tidak memiliki penolong yang bersedia hadir saat Anda menghadapi masalah dalam kehidupan Anda? Apakah Anda sudah menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang siap menebus dosa Anda? Apakah Anda meyakini bahwa Kristus selalu peduli terhadap diri Anda? Apakah Anda telah melatih kepekaan untuk menyadari penyertaan dan pertolongan Kristus dalam hidup Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design