1 Tawarikh 6

Diperlengkapi untuk Melayani

16 April 2026
GI Michael Tanos

Suku Lewi mendapat tempat istimewa di hadapan TUHAN. Musa dan Harun—yang berasal dari suku Lewi—dipilih untuk memegang dua jabatan penting, yaitu Musa sebagai nabi dan Harun sebagai imam besar. Seluruh bani Lewi dikuduskan bagi Tuhan untuk melayani dan memelihara Kemah/Bait Suci. Harun dan keturunannya mendapat tugas khusus, yaitu melayani di dalam Kemah/Bait Suci. Jabatan imam besar berlaku turun-temurun seperti dinasti raja, dan dilanjutkan menurut garis keturunan Eleazar. Daftar silsilah Harun itu ditulis sampai kepada Yozadak yang turut dibawa ke pembuangan oleh Nebukadnezar (6:3-15).

Hanya keturunan Harun yang boleh menjabat sebagai imam dalam Kemah/Bait Suci. Raja juga tidak boleh melaksanakan tugas imam (lihat 2 Tawarikh 26:16-21). Catatan silsilah suku Lewi sangat penting. Pada zaman Ezra, agar bisa memegang jabatan imam, seseorang harus bisa membuktikan keaslian silsilahnya (Ezra 2:62-63). Persyaratan ini mengingatkan umat Israel akan kekudusan Bait Suci sebagai rumah Allah yang menunjukkan bahwa Allah berada di tengah umat-Nya yang kudus. Penulis melanjutkan dengan silsilah orang-orang Lewi yang bertugas dalam pelayanan ibadah, khususnya yang bertugas menyanyikan puji-pujian. Saat bangsa Israel masih dalam perjalanan dari Mesir, tugas suku Lewi––selain Harun––terutama mengurusi Kemah Suci: bongkar/pasang, dan mengangkut kemah beserta segala peralatannya. Kemudian, melalui Daud, Tuhan mengembangkan pelayanan ibadah yang lebih luas. Selain membentuk kelompok penyanyi, Daud juga membentuk kelompok pemain musik, perbendaharaan atau pengawas perlengkapan, dan penjaga pintu gerbang.

Seiring berkembangnya zaman dan peradaban, pelayanan gereja terus berkembang. Jemaat makin sadar bahwa gereja bukan hanya pusat ibadah, melainkan juga pusat pelayanan holistik yang mencakup persekutuan, pemuridan dan pelayanan sosial. Para pemimpin gereja terus mendorong dan memberdayakan anggota jemaat untuk turut berpartisipasi dalam pelayanan. Namun, dari pihak jemaat, harus ada kerinduan untuk melayani Tuhan dalam bidang-bidang yang Tuhan percayakan, sesuai dengan talenta yang dimilikinya. Tuhan memanggil setiap orang untuk melayani sesama, baik dalam gereja maupun di tengah masyarakat. Untuk memenuhi panggilan itu, Tuhan memperlengkapi setiap orang dengan talenta, keterampilan dan pengalaman. Kita bertanggungjawab untuk mengembangkan dan menggunakan setiap karunia yang kita miliki untuk melaksanakan tugas pelayanan itu. Apakah Anda sudah menggunakan karunia Anda untuk melayani Tuhan di gereja dan di mana pun Anda ditempatkan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design