1 Tawarikh 29:10-30

Naikkanlah doa Syafaat

10 Mei 2026
GI Michael Tanos

Sukacita atas terkumpulnya persembahan untuk pembangunan Bait Suci menggerakkan Daud untuk memuji TUHAN. Itulah reaksi yang wajar dari orang yang bersukacita! Daud tahu bahwa ketulusan hati umat Israel berasal dari Tuhan karena mereka bersukacita saat mempersembahkan harta mereka dengan ketulusan. Di hadapan banyak orang, Daud berdoa mengucap syukur dan memuji TUHAN, "Ya TUHAN, Engkaulah yang punya kebesaran dan kejayaan, kehormatan, ..., Engkaulah yang punya kerajaan dan Engkau yang tertinggi sebagai pemimpin melebihi segala-galanya. ... Di dalam tangan-Mulah kuasa untuk membesarkan dan mengokohkan segala-galanya." (29:11-12). Kalimat itu terangkum di bagian akhir Doa Bapa Kami. "Engkaulah yang punya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya." (Matius 6:13). Itulah doa ucapan syukur orang yang sungguh-sungguh mengenal Allah! TUHAN adalah Allah yang Mahakuasa, Pencipta dan Pemilik segala sesuatu. Daud mengakui bahwa sesungguhnya, pemberiannya dan pemberian rakyat Israel berasal dari Allah, dan semua itu adalah milik Allah. Mereka hanya mengembalikan sebagian pemberian Allah kepada Sang Pemilik yang sesungguhnya.

Daud bukan hanya bersukacita atas kerelaan hati rakyat, tetapi dia memohon TUHAN memelihara sikap hati yang demikian di antara rakyatnya dan mengarahkan hati mereka agar tertuju kepada Allah. Sebagai gembala yang baik, Daud bersukacita bila umat takut akan TUHAN dan hidup benar sesuai dengan firman-Nya. Pemimpin yang baik selalu berharap rakyatnya hidup sentosa dan penuh damai sejahtera, yaitu kehidupan yang hanya terjadi bila seseorang ada di dalam TUHAN dan hatinya selalu tertuju kepada TUHAN. Itulah pokok doa Daud bagi rakyatnya. Setiap orang tua perlu memiliki hati gembala yang selalu memperhatikan, menjaga, dan mendoakan anak-anak Anda agar mereka selalu berada di jalan Tuhan dan Tuhan memimpin hidup mereka. Anak-anak tidak hanya perlu dididik dan dibimbing, tetapi juga perlu dibentengi dengan doa agar terhindar dari jerat si jahat, karena kita tidak selalu bisa mengawasi mereka dengan ketat. Alangkah indahnya doa berikut yang mencerminkan doa Daud bagi anaknya, "Berikanlah hati yang tulus untuk memelihara segala perintah-Mu dan peringatan-Mu dan ketetapan-Mu, serta tekad untuk selalu melakukan kehendak-Mu." (bandingkan dengan 1 Tawarikh 29:9). Doakanlah atasan maupun bawahan Anda. Doakan pula relasi bisnis, rekan kerja, kawan, tetangga, dan siapa pun yang ada di sekitar Anda. Kasihilah sesama manusia dengan mendoakan mereka. Apakah Anda sudah berusaha mengingat dan mendoakan orang-orang di sekitar Anda?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design