Keperluan di Segala Zaman
Kehadiran dan penyertaan Roh Kudus diperlukan di segala zaman, khususnya setelah Yesus Kristus naik ke surga dan memberikan misi kepada para murid-Nya—dan juga semua orang percaya—untuk melaksanakan Amanat Agung Kristus, yaitu menjadikan semua bangsa sebagai murid Kristus. Tanpa penyertaan Roh Kudus, orang Kristen adalah pecundang yang tak berdaya. Dengan uang dan kekuasaan, manusia bisa melakukan banyak hal besar, tetapi tidak bisa melakukan hal yang terpenting, yaitu membawa manusia berdosa kepada Kristus. Bila gereja bergantung pada uang dan para pemimpin gereja mengandalkan kekuasaan, gereja bisa melakukan banyak hal besar, tetapi tidak bisa mengubah hati orang berdosa. Hanya Roh Kudus yang bisa menggerakkan orang untuk menjadi percaya kepada Yesus Kristus.
Dalam rangka menyambut Hari Raya Pentakosta, kita akan merenungkan sepuluh peran Roh Kudus: Pertama, peran Roh Kudus yang terpenting adalah menginsafkan manusia berdosa akan dosanya, karena kemajuan zaman membuat dosa terlihat samar-samar. Kedua, peran Roh Kudus yang memimpin kepada kebenaran perlu untuk menangkal pandangan yang melihat kebenaran secara relatif. Ketiga, peran Roh Kudus yang melahirkan kembali mutlak diperlukan karena tanpa dilahirkan kembali, seseorang tidak akan bisa masuk ke surga. Keempat, doa umat Kristen sering disalahpahami oleh mereka yang memandang doa sebagai sekadar kegiatan yang bersifat seremonial atau upacara. Oleh karena itu, peran Roh Kudus yang membantu kita berdoa sangat penting karena inti doa kristiani adalah menjalin relasi dengan Allah. Kelima, keyakinan Kristen harus selalu dilandasi oleh ajaran Alkitab. Oleh karena itu, peran Roh Kudus yang mencerahkan pikiran kita dan membuat kita mengerti ajaran Alkitab sangat diperlukan. Keenam, peran Roh Kudus yang mempersatukan umat kristiani amat penting karena kesatuan Kristen adalah kesatuan dalam kepelbagaian, dan kesatuan terancam oleh para pemimpin yang cenderung meninggikan diri dan merasa paling benar. Ketujuh, peran Roh kudus yang menumbuhkan buah rohani amat penting karena ciri Kristen yang paling tak bisa dibantah adalah adanya buah rohani. Kedelapan, peran Roh Kudus yang memberikan karunia rohani amat penting karena karunia rohani adalah alat yang membuat kita bisa menjadi berkat. Kesembilan, peran Roh Kudus sebagai Pengarah misi akan membuat gereja bisa tetap berjalan pada jalur yang benar. Kesepuluh, peran Roh Kudus yang tak boleh dilupakan adalah peran sebagai Pendamping yang selalu menyertai orang percaya.
[GI Purnama]Naik ke Surga untuk Tujuan yang Besar (Kenaikan Tuhan Yesus)
Kamis, 14 Mei 2026
Bacaan Alkitab hari ini:
Yohanes 16:1-7
Kenaikan Kristus ke surga adalah hari raya Kristen yang dirayakan paling senyap bila dibandingkan dengan hari raya lain karena hari raya ini sering dianggap kurang penting. Padahal, Tuhan Yesus sendiri beranggapan bahwa kepergian-Nya ke surga itu amat penting! Dia bersabda, "Tetapi, benar yang Kukatakan ini kepadamu: Lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab, jikalau Aku tidak pergi, Penolong itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." (16:7). Tuhan Yesus berjanji, "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran." (14:16-17a). Perlu diingat bahwa kata dalam bahasa Yunani yang diterjemahkan menjadi "yang lain" adalah kata allos yang berbeda arti dengan kata Yunani heteros yang juga biasa diterjemahkan menjadi "yang lain". Bila kata heteros berarti dua hal yang sama sekali berbeda, seperti anjing berbeda dengan kucing, kata allos seperti gambaran kembar identik, artinya berbeda tetapi persis sama. Dalam Alkitab, "Penolong yang lain" ini dikenal dengan berbagai macam sebutan, antara lain Roh Kebenaran dan Roh Kudus. Sebagai "Penolong yang lain", Roh Kudus menjalankan peran yang sebelumnya dijalankan oleh Yesus Kristus.
Kenaikan Yesus Kristus ke surga berkaitan erat dengan misi yang harus dijalankan oleh para murid setelah ditinggalkan oleh Sang Guru. Saat mengikuti Sang Guru, yaitu Yesus Kristus, para murid menjalani pelatihan untuk melaksanakan misi yang akan diberikan sebelum Sang Guru meninggalkan mereka, yaitu misi untuk menjalankan Amanat Agung Kristus atau amanat untuk menjadikan semua bangsa sebagai murid Kristus. Untuk bisa menjalankan amanat Agung Kristus, para murid harus menyebar ke seluruh dunia, tidak bisa berkumpul bersama-sama dengan Sang Guru terus-menerus. Saat menjalani pelatihan sebagai murid-murid Kristus, mereka bergantung pada Sang Guru. Setiap kali menemui masalah, mereka bisa datang kepada Sang Guru untuk mencari solusi. Akan tetapi, dengan menyebar ke seluruh dunia, mereka tidak mungkin bersama terus dengan Sang Guru yang hanya bisa hadir di satu tempat pada waktu yang sama. Oleh karena itu, penting sekali adanya Roh Kebenaran yang bisa mendampingi para murid, di mana pun mereka berada. Roh Kudus diberikan untuk mendampingi para murid agar mereka dapat melakukan hal-hal yang lebih besar di berbagai tempat sekaligus. Sebagai murid Kristus, orang percaya pada masa kini juga memerlukan bimbingan Roh Kudus. Apakah Anda sudah memberi diri untuk dibimbing oleh Roh Kudus untuk melaksanakan misi Amanat Agung?