Ezra 5-6

Kepastian Kegenapan Rencana Allah

25 Agustus 2026
GI Mario Novanno

Jika Allah membuka pintu, tak ada yang dapat menutupnya (lihat Wahyu 3:8). Sudah 14 tahun lamanya, pekerjaan membangun Rumah Allah terhenti. Meskipun TUHAN mengizinkan waktu henti itu, rencana-Nya tak pernah berubah. Dari awal, kita sudah membaca bahwa TUHAN menggerakkan hati Raja Kores (1:1) dan umat-Nya sendiri (1:5) untuk membangun kembali rumah TUHAN (1:2-3). Selama waktu tunggu itu, TUHAN menyiapkan Nabi Hagai dan Zakharia menyampaikan nubuat untuk mengingatkan umat Allah tentang tujuan mereka kembali ke tanah mereka, yaitu untuk membangun Rumah TUHAN.

Tidak ada alasan yang dapat diterima untuk tidak menaati firman Allah yang disampaikan melalui para nabi TUHAN (5:1). TUHAN membangkitkan semangat Zerubabel, para pemimpin bangsa Israel, serta semua orang yang tersisa dari bangsa itu untuk meneruskan pembangunan Rumah Allah hingga selesai (Hagai 1:14; Ezra 6:15), meskipun ada trauma terhadap cara-cara jahat yang dirancangkan musuh-musuh mereka, ada rasa takut (Ezra 4); dan ada realitas hidup yang keras (Hagai 1:4-11). Jadi, meskipun ada upaya untuk menghambat proses pembangunan (5:5-17), TUHAN tidak tinggal diam. Dia menguatkan hati orang Israel untuk terus bekerja serta menuntun Raja Darius untuk menemukan dokumen (6:1-2) yang mengonfirmasi bahwa pembangunan kembali rumah TUHAN harus diteruskan (6:6-12). Setelah berhasil mengatasi berbagai rintangan dan hambatan, akhirnya pembangunan Rumah Allah bisa diselesaikan. Bayangkan perasaan umat Israel saat melihat bangunan tersebut! Ezra mencatat bahwa umat Israel bersukaria pada waktu penahbisan Rumah Allah (6:16) dan mereka bersukacita saat merayakan Paskah (6:22). Dengan selesainya pembangunan Rumah Tuhan, semua perayaan yang TUHAN perintahkan dapat dilakukan di tempat yang seharusnya. Betapa bersyukurnya umat Tuhan saat itu!

TUHAN sudah tahu apa yang akan terjadi karena Tuhan-lah yang merancang segala sesuatu yang akan terjadi. TUHAN tidak kaget, karena Dia tidak bisa kaget. TUHAN menguasai masa depan dan Ia hadir di hari penggenapan rencana-Nya! Perubahan di luar kehendak-Nya tidak ada di dalam agenda TUHAN. Perubahan hanya ada dalam kamus manusia dan tidak ada dalam kamus TUHAN. Perubahan dalam sudut pandang manusia adalah penyesuaian yang dikerjakan manusia agar sejalan dengan rencana Allah. Jika Allah sudah merencanakan, rencana-Nya pasti akan terwujud. Apa rencana Allah dalam hidup Anda yang sedang Anda nantikan? Jangan takut! TUHAN akan membukakan pintu agar kehendak-Nya bagi kita bisa terwujud!

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design