Nehemia 11-12

Pembangunan Menciptakan Persatuan

8 September 2026
Pdt. Timotius Fu

Pembangunan tembok bukan hanya mendatangkan kebangunan rohani bagi bangsa Israel, tetapi juga mempersatukan mereka sebagai satu bangsa. Bacaan Alkitab hari ini mencatat tiga wujud persatuan setelah tembok Yerusalem selesai dibangun: Pertama, kesediaan berkorban untuk bersatu menjaga kota. Saat itu, hanya para pemimpin bangsa yang tinggal di Yerusalem. Selain mereka, rakyat tinggal di kota masing-masing. Untuk menjaga kota Yerusalem, mereka bersepakat membuang undi untuk menentukan satu dari sepuluh orang menetap di Yerusalem. Mereka yang terpilih untuk menetap di Yerusalem berasal dari seluruh lapisan rakyat, baik pemimpin rakyat, orang Lewi, para imam, pelayan Bait Allah, maupun rakyat biasa (11:1-24). Kedua, kesehatian merayakan penahbisan tembok Yerusalem. Sebagai persiapan, mereka memanggil orang-orang Lewi, para penyanyi, dan para imam dari seluruh Israel ke Yerusalem. Mereka mempersiapkan segala peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan perayaan dan ibadah yang meriah bagi Allah. Para imam mempersiapkan acara dengan menahirkan diri sendiri, seluruh umat, serta seluruh pintu gerbang dan tembok (12:27-30). Selanjutnya, mereka membentuk dua paduan suara besar. Kedua paduan suara itu berjalan mengelilingi tembok dari dua sisi yang berbeda sambil memuji Allah, masing-masing dipimpin oleh Ezra dan Nehemia, dan mereka bertemu di Rumah Allah untuk melaksanakan perayaan yang dihadiri bangsa Israel dalam suasana penuh sukacita (12:31-43). Ketiga, kesehatian memperhatikan kebutuhan para pelayan Bait Allah. Di bawah pimpinan Zerubabel dan Nehemia, bangsa Israel bersehati dan penuh sukacita mengumpulkan persembahan untuk memenuhi kebutuhan para pelayan Bait Allah. Setiap orang memberi persembahan dengan sukarela. Mereka mengangkat beberapa orang untuk mengawasi kamar-kamar perbendaharaan. Mereka mendistribusikan persembahan seusai peraturan bagi para imam, orang Lewi, dan pelayan lain, sehingga mereka dapat melayani dengan sepenuh hati (12:44-47).

Bacaan hari ini mengajarkan bahwa menjalankan pelayanan itu sangat membutuhkan kesehatian, dan kesehatian itu akan menghasilkan persatuan dalam gereja. Ada tiga unsur penting yang akan menciptakan persatuan, yakni kepedulian yang tinggi untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, kesehatian memuliakan Allah, dan kesediaan memberi sumbangsih sesuai dengan kemampuan. Menurut Anda, mengapa kadang-kadang sebuah proyek atau pelayanan gereja justru menyebabkan perpecahan? Usaha konkret apa yang perlu dilakukan gereja untuk mencegah perpecahan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design