Apa yang membuat seseorang bisa bertahan menghadapi penderitaan? Salah satu hal yang membuat seseorang sanggup bertahan adalah adanya pengharapan. Pengharapan untuk lepas dari penderitaan akan mendorong kita untuk terus bertahan--bahkan berjuang--mencari jalan keluar dari masalah yang kita hadapi. Kehidupan orang percaya juga seperti itu. Selama kita hidup di dunia ini, kita tidak dapat menghindari kesulitan, penderitaan, pergumulan, dan sakit penyakit. Setelah satu masalah selesai, masalah lain akan muncul tanpa perlu diundang. Terkadang, pergumulan yang diizinkan Tuhan begitu berat, sampai kita merasa ingin menyerah karena merasa tidak sanggup menanggungnya.
Mazmur 110 adalah mazmur kerajaan, sekaligus mazmur nubuat. Mazmur ini berbicara tentang Daud yang diangkat TUHAN menjadi raja, dan kerajaannya dikokohkan TUHAN (110:5-7), sekaligus merupakan nubuat tentang Mesias, yaitu Yesus Kristus, yang akan memerintah sebagai Raja dan berjaya atas musuh-musuh-Nya. Yesus Kristus duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan musuh-musuh-Nya akan dikalahkan dan digambarkan sebagai menjadi tumpuan kaki-Nya. Tumpuan kaki adalah kursi kecil tempat menaruh kaki. Menjadikan musuh sebagai tumpuan kaki berarti bahwa Sang Mesias yang memerintah itu memiliki kuasa yang besar, yang mengatasi semua musuh-Nya. Tidak ada yang dapat bertahan menghadapi Raja yang akan datang itu (110:1-2). Mazmur ini juga menubuatkan bahwa Raja itu adalah Imam Agung (110:4). Ayat ini dikutip oleh penulis Surat Ibrani (lihat Ibrani 5:6; 6:20; 7:17,21). Sebagai Imam Agung, Yesus Kristus adalah satu-satunya Perantara di antara manusia dengan Allah. Tugas imam adalah menjadi mediator dan pendoa bagi manusia berdosa. Melalui pengurbanan Yesus Kristus di kayu salib, kita beroleh akses kepada Bapa.
Nubuat tentang kejayaan dan kemuliaan Yesus Kristus adalah sumber penghiburan orang percaya. Selama kita hidup di dunia ini, penderitaan pasti datang silih berganti. Dunia makin maju, tetapi kita menghadapi tekanan mental yang sangat berat. Kita harus bersaing dengan kecerdasan buatan (AI). Penipuan makin marak. Perang makin sering terjadi. Namun, yang pasti adalah bahwa Tuhan Yesus--Sang Juruselamat kita--akan mengalahkan musuh-musuh-Nya. Saat menghadapi pergumulan, jangan kecewa atau putus asa karena kita memiliki pengharapan di dalam Kristus. Sebelum Yesus Kristus meninggalkan murid-murid-Nya, Ia menjanjikan kedatangan Sang Penghibur--yaitu Roh Kudus--yang sudah diutus untuk tinggal dalam hati kita. Saat Anda menghadapi berbagai pergumulan hidup, apakah Anda tetap memercayai pertolongan Roh Kudus?