Mazmur 112

Takut akan TUHAN = Berkat

18 Oktober 2026
GI Wirawaty Yaputri

Mazmur 112 berkaitan erat dengan Mazmur 111. Dalam Alkitab bahasa Ibrani, kedua mazmur ini memiliki bentuk yang mirip. Keduanya ditulis dengan pola puisi akrostik, yaitu pola penulisan dengan huruf pertama tiap baris menggunakan abjad bahasa Ibrani secara berurutan. Kedua mazmur ini memiliki banyak kemiripan, yaitu panjangnya sama, jumlah baitnya sama, ada berbagai kosa kata yang sama, dan jumlah barisnya sama, yaitu 22 baris sesuai dengan jumlah huruf dalam abjad bahasa Ibrani.

Adanya kemiripan antara Mazmur 111 dan 112 membuat kedua mazmur ini harus diperhatikan sekaligus, bukan dilihat secara terpisah. Mazmur 111 berbicara tentang hidup takut akan TUHAN setelah melihat perbuatan dan pekerjaan-Nya yang ajaib, sedangkan Mazmur 112 memberikan penjelasan tentang kondisi orang-orang yang hidupnya takut akan TUHAN. Mazmur 111 ditutup dengan ayat 10 yang menjelaskan bahwa permulaan hikmat adalah hidup takut akan TUHAN, sedangkan Mazmur 112 membahas kehidupan orang yang takut akan TUHAN. Orang yang takut akan TUHAN akan mengalami berkat-berkat TUHAN yang luar biasa. Namun, sebelum berbicara tentang berkat-berkat itu, penulis Mazmur 112 mengingatkan pembaca tentang pengertian hidup takut akan TUHAN. Sesudah berkata, "Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN...," penulis melanjutkan dengan perkataan, "yang sangat suka kepada segala perintah-Nya." (112:1). Artinya, orang yang takut akan TUHAN adalah orang yang sangat suka kepada segala perintah TUHAN. Yang dimaksud dengan hidup takut akan TUHAN bukanlah hidup dalam teror atau ketakutan akan hukuman Allah, melainkan sebaliknya: hidup takut akan TUHAN berarti sangat suka terhadap segala perintah TUHAN. Artinya, hidup takut akan TUHAN bukanlah cara hidup yang disebabkan oleh paksaan atau tekanan, melainkan cara hidup yang muncul dari hati yang mengasihi dan kagum serta hormat kepada Allah. Hal ini berbeda sekali dengan ajaran yang memakai ancaman untuk mendorong orang melakukan ini dan itu yang bila tidak dilaksanakan akan mendatangkan hukuman. Sebaliknya, TUHAN berjanji untuk memberkati keturunan orang-orang yang hidup takut akan Dia (112:2), memberikan harta dan kekayaan serta kebajikan (112:3), memberi terang di tengah gelap atau jalan keluar dari masalah (112:4), menguatkan agar tidak goyah dan tidak takut (112:6-8). Perlu diingat bahwa dalam hikmat-Nya, Allah bisa saja membiarkan orang yang hidup dalam takut akan Tuhan mengalami kesusahan untuk menghasilkan kebaikan yang tidak selalu mudah kita pahami. Yang pasti, Tuhan tidak pernah meninggalkan orang yang takut akan Dia.

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design