Mazmur 121

Mengarahkan Pandangan

7 November 2026
GI Wirawaty Yaputri

Mazmur ini adalah mazmur kedua dari kumpulan Mazmur ziarah. Mazmur ziarah adalah mazmur yang biasa dinyanyikan oleh orang-orang Israel saat melakukan perjalanan ke Yerusalem untuk beribadah kepada TUHAN. Mazmur 121 berisi keyakinan pemazmur bahwa Allah Pencipta langit dan bumi senantiasa menjaga umat-Nya tanpa pernah terlelap. Dalam mazmur ini, terdapat tiga kata "Penjaga" dan tiga kata "menjaga". Hal ini memperlihatkan bahwa pemazmur--yang sedang menempuh perjalanan penuh bahaya itu--beriman teguh kepada TUHAN. Mengapa pemazmur dapat memiliki keyakinan yang teguh kepada TUHAN? Jawabannya adalah karena ia mengarahkan hatinya kepada TUHAN. Pemazmur berkata, "Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku?" (121:1) Kata "melayangkan mata" atau "melayangkan pandang" dalam Alkitab sering dipakai untuk menunjukkan pilihan dan posisi hati seseorang. Contohnya, saat Abraham akan berpisah dengan Lot, Abraham meminta Lot memilih tempat tinggal bagi dirinya, keluarganya, dan semua pengikutnya. Alkitab mencatat, "Lalu Lot melayangkan pandang dan melihat bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya. ... Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu." (Kejadian 13:10-11a). Melayangkan pandang berarti menetapkan pilihan dan mencondongkan hati kepada sesuatu. Pemazmur melayangkan matanya ke gunung-gunung untuk melihat Pencipta yang ada di balik gunung-gunung itu. Ketika ia menetapkan pilihan untuk mengarahkan hatinya kepada TUHAN, maka ia mendapatkan keyakinan bahwa TUHAN akan menjadi Penjaganya. Pemazmur bahkan tidak mengungkit sama sekali bahaya atau kesulitan yang ia hadapi, karena matanya hanya memandang kepada TUHAN.

Dalam perjalanan hidup ini, kita pasti menghadapi banyak pergumulan. Situasi dunia belakangan ini membuat banyak orang merasa khawatir dan takut. Penulis kitab Ibrani mengatakan, "Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, Perintis iman dan yang membawa iman itu kepada kesempurnaan, ...." (Ibrani 12:2). Bila mata kita layangkan pada hal-hal di dunia ini dan pada diri sendiri, kita akan mudah kecewa, cemas, bingung, dan kehilangan arah. Namun, bila kita memilih untuk mengarahkan mata kepada TUHAN, kita akan mendapat kekuatan dan pengharapan di dalam TUHAN. Persoalan apa yang sedang Anda hadapi saat ini? Bagaimana cara Anda menghadapi persoalan itu: Apakah Anda memilih untuk mengarahkan pandangan pada manusia atau Anda memilih untuk hanya memandang kepada TUHAN saja?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design