Amsal 18

Hikmat Dalam Mendengarkan

25 November 2021
GI Fernandes Lim

Orang yang berhikmat sering digambarkan sebagai orang yang berkata-kata dengan indah dan bijaksana. Kitab Amsal bukan hanya menggambarkan orang berhikmat melalui kata-kata yang ia ucapkan, tetapi juga melalui keterampilan mendengarkan.

Ada dua manfaat memiliki hikmat dalam mendengarkan, yaitu: Pertama, mendengar dengan baik menolong kita untuk bisa memahami perkataan atau pertanyaan lawan bicara kita, sehingga kita bisa menjawab secara tepat. Kitab Amsal mengingatkan, "Jikalau seseorang memberi jawab sebelum mendengar,?itulah kebodohan dan kecelaannya." (18:13). Menjawab sebelum mendengar dan memahami perkataan orang lain merupakan sikap bodoh yang mendatangkan cela bagi diri sendiri. Bagaimana kita dapat menjawab dengan baik jika kita tidak memahami maksud perkataan atau pertanyaan lawan bicara kita? Oleh karena itu, saat mendengarkan, janganlah kita bersikap seperti orang yang ikut kuis cerdas cermat yang buru-buru menebak jawaban sebelum pertanyaan selesai disampaikan. Orang yang terburu-buru menjawab?atau merasa sok pintar saat menjawab?bukanlah pendengar yang baik. Mendengarkan itu tidak mudah! Diperlukan konsentrasi serta kerendahhatian untuk bisa memahami maksud/pesan lawan bicara kita. Apakah Anda memiliki sikap yang menjadi penghalang bagi diri Anda untuk menjadi pendengar yang baik bagi suami/istri/anak/orang tua Anda, teman kerja Anda, atau teman pelayanan Anda? Tuhan merancang dua telinga dan satu mulut dengan maksud agar kita berusaha untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara.

Kedua, banyak mendengar membuat kita memperoleh hikmat untuk mengambil keputusan secara tepat. ,"Pembicara pertama dalam suatu pertikaian nampaknya benar, lalu datanglah orang lain dan menyelidiki perkaranya." (18:17). Kitab Amsal mengingatkan bahwa setiap kisah bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Mendengar dari satu sudut pandang saja berarti melihat secara tidak utuh. Mendengar dari orang lain akan membuat kita melihat kebenaran secara lebih utuh. Kitab Amsal mengingatkan kita agar jangan mengambil keputusan sebelum mendengar lebih dari satu pendapat. Apakah sikap hidup Anda memperlihatkan bahwa Anda memiliki hikmat dalam mengambil keputusan? Tanyakanlah pendapat orang lain agar Anda bisa melihat keadaan diri Anda sendiri secara lebih objektif!

Pokok Doa
1. Pegawai Negeri Sipil.
2. Pengentasan Kemiskinan.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GK.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design