Matius 11:2-6

Sang Mesias

20 Desember 2021
GI Purnama

Perjanjian Lama sarat dengan berbagai kisah tentang kegagalan manusia untuk mengikuti kehendak Allah serta janji Allah untuk memberikan Penolong atau Pembebas. Kegagalan untuk mengikuti kehendak Allah itu diawali dengan kegagalan Adam dan Hawa untuk mematuhi perintah Allah (Kejadian 2:16-17; 3:1-12). Kegagalan selanjutnya terlihat jelas dalam sejarah bangsa Israel dan memuncak dengan pembuangan bangsa Israel, baik bangsa Israel dari Kerajaan Israel Utara yang dibuang ke Asyur maupun bangsa Israel dari Kerajaan Yehuda yang dibuang ke Babel. Dalam Perjanjian Baru, Penolong atau Pembebas itu dikenal dengan sebutan Mesias. Sebutan "Mesias " adalah kata dalam bahasa Aram yang berarti "Yang Diurapi " untuk menjadi Penyelamat atau Pembebas. "Kristus " adalah terjemahan bahasa Yunani untuk "Mesias ". Dalam Perjanjian Lama, pengurapan itu dikenakan bagi raja dan imam, serta secara khusus dikenakan bagi raja Koresy yang dipakai Allah untuk mengembalikan bangsa Yehuda dari pembuangan di Babel. Dalam Perjanjian Baru, gelar "Mesias " itu dikenakan bagi Yesus dari Nazaret. Karena sebutan Kristus amat sering dilekatkan pada nama Yesus, gelar "Kristus " itu seakan-akan seperti menjadi nama keluarga.

Pembuangan di Babel yang menegaskan kegagalan bangsa Israel menaati kehendak Allah serta disusul penjajahan oleh bangsa-bangsa lain--Persia, Yunani, Romawi--telah mengakibatkan penderitaan yang membangkitkan pengharapan mengenai kedatangan Sang Mesias. Saat Yohanes Pembaptis berada di penjara pun, dia berharap bahwa Yesus-lah Sang Pembebas itu, sehingga ia mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Tuhan Yesus (11:3). Jawaban Tuhan Yesus (11:4-5) mengungkapkan bahwa Dia bukanlah pemimpin politik yang akan mengepalai pemberontakan terhadap pemerintah penjajah seperti yang diharapkan oleh bangsa Israel, melainkan Ia adalah Penolong yang dibutuhkan oleh umat Israel, bahkan dibutuhkan oleh seisi dunia ini. Dari ajaran seluruh Alkitab, khususnya Perjanjian Baru, kita mengetahui bahwa Tuhan Yesus adalah Pembebas bagi seluruh umat manusia--bukan bangsa Yahudi saja--dari penjajahan dosa.

Karena dosa telah melanda semua orang di seluruh dunia, maka Yesus, Sang Mesias itu, adalah jawaban bagi kebutuhan semua orang. Apakah Anda percaya bahwa Yesus Kristus adalah Sang Mesias yang sanggup membebaskan Anda dari penjajahan dan hukuman dosa?


Pokok Doa
1. Organisasi Buruh di Indonesia.
2. Yayasan IPEKA.
3. Staf Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design