Mazmur 86

Seruan dalam Kepapaan

3 Agustus 2022
GI Roni Tan

Pasal 34 UUD 1945 mengatakan bahwa fakir miskin dan anak--anak terlantar dipelihara oleh Negara. Jadi, negara tidak boleh menutup mata terhadap rakyat yang hidup dalam kepapaan (penderitaan, kemiskinan). Daud pun pernah mengalami keadaan sengsara dan miskin (86:1) serta kesesakan (86:7). Dalam Mazmur 86 ini, tidak dijelaskan kapan Daud mengalami kondisi yang berat ini? Akan tetapi, bila kita meneliti riwayat kehidupan Daud, banyak peristiwa dalam kehidupannya yang bisa membuat dia berada dalam situasi seperti itu misalnya saat dia di kejar-kejar oleh Raja Saul atau saat dia melarikan diri karena dikudeta oleh anaknya sendiri. Saat melarikan diri dari kejaran Raja Saul, Daud pernah harus berpura-pura menjadi orang yang tidak waras agar dirinya bisa terlepas dari ancaman pasukan musuh. Dalam semua kondisi kepapaan tersebut, Daud tetap mengingat TUHAN dan tidak henti-hentinya berseru kepada TUHAN.

Dalam doanya, Daud menyampaikan seruan yang mengungkapkan kepercayaannya pada TUHAN. Daud menyatakan bahwa tidak ada yang bisa menyamai TUHAN (86:8), TUHAN mampu melakukan berbagai keajaiban dalam kehidupannya (86:10), TUHAN selalu sanggup menolong Daud (86:13). Berbagai ungkapan ini menunjukkan bahwa Daud amat memercayai TUHAN. Daud percaya bahwa TUHAN pasti sanggup menolong kepapaan yang dialaminya. Keyakinan akan pertolongan TUHAN itu bukanlah sikap egois karena rasa syukur atas pertolongan TUHAN itu akan membuat TUHAN dimuliakan.

Secara umum, setiap orang pernah mengalami kondisi sulit dan menderita, khususnya pada masa pandemi ini. Masa pandemi membuat keadaan berubah dengan sangat cepat, baik dalam hal pekerjaan, usaha, kesehatan, maupun dalam aktivitas sehari-hari. Perubahan yang terjadi kadang-kadang bisa terasa ekstrim. Perubahan itu memunculkan berbagai masalah yang bermunculan silih berganti. Situasi semacam ini bisa membangkitkan keputusasaan dan bisa membuat kita kehilangan harapan. Tidak jarang terjadi bahwa orang Kristen yang lemah imannya bisa menjadi sangsi akan pertolongan Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan Anda! Tuhan selalu menyertai Anda dan memberi pertolongan pada saat yang tepat. Jangan jemu-jemu berseru dan berharap pada Tuhan! Apakah Anda yakin bahwa Allah sanggup dan bersedia menolong Anda?

Pokok Doa
1. Kesehatan Mental Remaja Indonesia.
2. Yayasan Gema Kasih Yobel.
3. Badan Pekerja Majelis Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design