Mazmur 96

Mari, Nyatakan Kemuliaan-Nya!

2 September 2022
GI Roni Tan

Mazmur 96 adalah mazmur yang dinyanyikan saat bangsa Israel membawa Tabut Perjanjian memasuki kota Yerusalem (1 Tawarikh 16:23-33). Tabut perjanjian merupakan tanda kehadiran Allah di tengah umat-Nya. Oleh karena itu, saat Tabut Perjanjian dibawa ke kota Yerusalem, Daud dan bangsa Israel mengungkapkan sukacita yang besar di hadapan TUHAN yang telah menciptakan umat manusia dan telah memilih bangsa Israel untuk menjadi umat-Nya. Mazmur 96 adalah ajakan kepada umat Allah serta semua bangsa di bumi--bahkan kepada seluruh ciptaan--untuk menyanyi bagi TUHAN (Mazmur 96:1-3). Ajakan ini bukan sekadar ajakan tanpa makna, tetapi ajakan yang menyiratkan bahwa hanya TUHAN yang layak untuk dipuji. Dalam ayat 4-7, Daud mengemukakan perbedaan yang kontras antara TUHAN dengan segala allah. Daud berkata bahwa TUHAN itu lebih dahsyat daripada segala ilah (96:4), TUHAN itu yang menjadikan langit (96:5), keagungan dan semarak ada di hadapan TUHAN (96:6), kemuliaan dan kekuatan adalah milik TUHAN saja (96:7). Semua kelebihan TUHAN sudah selayaknya direspons dengan ketundukan dan penyembahan dari semua makhluk ciptaan TUHAN (96:8-13).

Pengagungan dalam mazmur ini merupakan sumber inspirasi bagi umat Allah untuk mengagungkan TUHAN. Sayangnya, umat Allah dan semua bangsa tidak mencari dan menyembah TUHAN, melainkan cenderung melawan TUHAN dan bersikap tegar tengkuk di hadapan TUHAN yang telah menciptakan dan memelihara hidup mereka. Oleh karena itu, Mazmur 96 ini ditutup dengan perkataan bahwa TUHAN akan menghakimi dunia dengan keadilan dan kesetiaan-Nya (96:13). Perkataan tersebut menunjukkan bahwa TUHAN akan meminta pertanggungjawaban manusia atas cara hidupnya--memuliakan atau melawan TUHAN--dan atas setiap berkat yang telah TUHAN berikan kepada mereka.

Tuhan memanggil setiap orang percaya untuk hidup beriman, setia, dan mengagungkan Tuhan. Panggilan ini bukan hanya sekadar disebabkan karena kita diciptakan dan dipelihara oleh Tuhan, tetapi juga karena kita telah diselamatkan oleh karya keselamatan yang dikerjakan Tuhan Yesus di atas kayu salib, dan karena kelak kita akan berdiri di hadapan takhta pengadilan Allah. Apakah hidup Anda sudah membuat nama Tuhan dimuliakan?

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design