Mazmur 97

Kerajaan Allah bagi Semua Bangsa

3 September 2022
GI Roni Tan

TUHAN adalah Raja di atas segala raja yang memerintah kerajaan yang kekal. Itulah penekanan Mazmur 97. Secara aktif, TUHAN merencanakan, bertindak, dan memerintah atas alam semesta. Di 97:2-6, dikemukakan bahwa awan, api, kilat, gunung, dan langit tunduk terhadap Raja Semesta Alam. Pemazmur bukan hanya menguraikan superioritas Allah terhadap alam, tetapi juga menegaskan bahwa manusia yang menyembah patung akan mendapat malu, sedangkan umat Allah yang menyembah TUHAN akan bersorak-sorak (97:7-8). Oleh karena itu, pemazmur mengajak umat TUHAN untuk mengasihi TUHAN, membenci kejahatan (97:10), bersukacita karena TUHAN, serta menyanyikan syukur bagi nama-Nya yang kudus (97:12). Ajakan pemazmur ini dilandasi oleh kesadaran akan keadilan dan kasih TUHAN. Kesadaran akan karya TUHAN dalam alam semesta dan karya penyelamatan bagi manusia berdosa membuat sudah selayaknya bila bumi bersorak-sorak dan banyak pulau bersukacita (97:1).

Bagaimana manusia bisa sadar dan merespons karya Allah? Kesadaran muncul saat umat Allah memahami bahwa kerajaan Allah bukan hanya bagi umat Israel, tetapi juga bagi semua bangsa. Hal ini digambarkan sebagai banyak pulau bersukacita saat kerajaan Allah memerintah atas hidup mereka, dan mereka merespons dengan sujud menyembah kepada TUHAN. Hal ini terwujud pada peristiwa Pentakosta (Kisah Para Rasul 2). Pada hari raya Pentakosta itu, Allah Roh Kudus menguasai Petrus, sehingga ia dengan berani menyampaikan firman TUHAN bagi orang-orang dari berbagai tempat yang datang ke Yerusalem untuk beribadah. Perkataan Petrus didengar oleh orang banyak dalam bahasa tempat asal mereka masing-masing. Puji Tuhan! Banyak orang menerima perkataan Petrus dan memberi diri dibaptis, sehingga pada hari itu, jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Injil kerajaan Allah sudah sepatutnya didengar oleh semua orang. Tuhan Yesus telah memanggil dan memerintahkan orang percaya untuk giat menyebarluaskan injil Kerajaan Allah sampai ke ujung bumi. Walaupun penyandang dana juga sangat diperlukan, yang lebih diperlukan adalah orang yang mau menjadi saksi dan pergi memberitakan Injil Kerajaan Allah melalui hidup dan perkataannya. Apakah Anda sudah terlibat dalam pemberitaan Injil?

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design