Mazmur 100

Selalu Mengucap Syukur

6 September 2022
GI Roni Tan

Pemerintahan bangsa-bangsa pada masa lampau--termasuk umat Israel--umumnya berbentuk "kerajaan", yaitu pemerintahan yang dipimpin oleh seorang raja. Pemazmur mengingatkan bahwa TUHAN adalah Raja di atas segala raja, dan ia mengajak umat Allah dan seluruh umat manusia untuk mengucap syukur kepada TUHAN. Rasa syukur itu diungkapkan melalui perkataan "bersorak-sorak", "sukacita", "sorak-sorai", "nyanyian syukur", "puji-pujian", serta "pujilah nama-Nya" (100:1,2,4). Berbagai ungkapan syukur ini menyerupai teriakan rakyat yang merasa gembira serta mengungkapkan penghormatan saat raja yang penuh belas kasihan hadir di antara mereka.

TUHAN hadir di tengah umat-Nya. Kehadiran-Nya membuat gerbang kota, pelataran Bait Allah, dan Ruang Mahakudus seolah-olah terbuka, lalu semua orang dipanggil untuk datang melayani TUHAN serta membangun relasi secara pribadi dengan Dia. Oleh karena itu, terdapat keterkaitan di antara ucapan syukur, ibadah, dan melayani TUHAN yang harus terus ditumbuhkan oleh seluruh umat TUHAN. Itulah sebabnya, di dalam Alkitab, kita sering menemukan bahwa umat TUHAN diingatkan untuk bersyukur pada TUHAN, setia beribadah, mempersembahkan korban di hadapan TUHAN, serta merayakan hari-hari raya untuk mengingat kembali karya TUHAN yang telah mereka alami, dan mereka juga diingatkan untuk setia melayani TUHAN.

Hal ini juga berlaku bagi setiap orang percaya, yaitu bagi kita yang telah memperoleh keselamatan dari Tuhan Yesus serta telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Tuhan Yesus menduduki posisi tertinggi dalam hidup kita. Dialah yang memerintah dan menguasai seluruh hidup kita. Apakah Anda telah mengalami kasih setia Tuhan dalam kehidupan Anda? Apakah Anda telah mengalami pemeliharaan, teguran, dan perlindungan Tuhan? Apakah kasih setia Tuhan telah membuat Anda senantiasa bersyukur kepada-Nya? Ungkapkanlah rasa syukur Anda melalui kesetiaan untuk beribadah di hadapan Tuhan , kesetiaan melayani Tuhan, dan ketekunan menjalani kehidupan yang memuliakan Tuhan. Sekalipun hidup dalam pimpinan Tuhan itu tidak berarti bahwa kita bebas dari permasalahan dan penderitaan, kita bisa meyakini bahwa penyertaan Tuhan itu cukup bagi kita. Oleh karena itu, marilah kita mengekspresikan ucapan syukur di hadapan Allah yang telah menyelamatkan dan memelihara hidup kita!

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design