Mazmur 103

Ibadah yang Berkenan pada TUHAN

9 September 2022
GI Roni Tan

Selalu ada saja yang bisa membuat ibadah kita terganggu, baik bunyi handphone yang berdering, anggota jemaat yang mengobrol saat khotbah disampaikan, dan lebih banyak lagi gangguan bila kita mengikuti ibadah secara online, padahal seharusnya semua gangguan harus disingkirkan agar kita bisa beribadah dengan serius di hadapan TUHAN. Jadi, apa yang harus kita lakukan agar ibadah kita berkenan di hati TUHAN? Daud mengajak jiwa dan batinnya--hal ini menunjuk pada keseluruhan keberadaan dirinya--untuk sungguh-sungguh mengagungkan TUHAN (103:1-2). Pengagungan ini berkaitan dengan kebaikan yang telah Daud terima dari TUHAN. Kebaikan TUHAN berkaitan dengan pengampunan, penyembuhan, penebusan, pengangkatan, pemuasan (103:3-5) yang telah Daud alami sendiri dalam hidupnya.

Banyak penafsir Alkitab yang mengatakan bahwa mazmur ini ditulis oleh Daud pada masa tuanya yang penuh dengan manis pahit pengalaman hidup. Bila kita pernah membaca perjalanan hidup Daud, terlihat jelas bahwa berbagai kesulitan, mara bahaya, perzinahan, pemberontakan merupakan bagian dari sejarah hidup Daud. Akan tetapi, semua peristiwa yang pernah dialami Daud tidak membuat TUHAN meninggalkan Daud. DIa selalu mengampuni dan memelihara Daud. Semua yang telah TUHAN lakukan membuat Daud bersyukur di hadapan TUHAN. Rasa syukur itu diungkapkan melalui ibadah yang dilakukan dengan sepenuh hati. Daud mengajak keluarga dan umat TUHAN melakukan tindakan yang sama.

Anda pasti sudah terbiasa beribadah di gereja, bukan? Akan tetapi, bagaimana sikap Anda saat Anda beribadah di hadapan Tuhan? Apakah Anda memuji Tuhan dengan sepenuh hati? Apakah saat Anda beribadah di gedung gereja, pikiran Anda terfokus pada Tuhan, atau Anda beribadah sambal memikirkan banyak hal yang akhirnya membuat fokus Anda hilang? Bagaimana caranya agar Anda bisa fokus beribadah dan ibadah Anda berkenan di hadapan Tuhan? Milikilah pemahaman yang benar tentang ibadah. Kuasailah diri Anda sepenuhnya untuk berfokus pada Tuhan, khususnya saat ibadah berlangsung. Latihlah diri Anda untuk beribadah (1 Timotius 4:7b). Agungkan Tuhan karena semua yang telah Dia lakukan pada diri Anda! Jalankanlah ibadah yang memperkenankan Tuhan melalui keseluruhan hidup Anda, sehingga seluruh hidup Anda menyukakan hati Tuhan.

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design