Mazmur 105

Jangan Berhenti Bersyukur

11 September 2022
GI Roni Tan

Mazmur 105 menceritakan hubungan TUHAN dan umat-Nya dalam rentang waktu yang panjang. TUHAN menunjukkan kesetiaan dan kuasa-Nya dalam kehidupan umat-Nya. Mazmur ini pertama kali dinyanyikan saat bangsa Israel membawa masuk tabut perjanjian ke Yerusalem (105:1-15; bandingkan dengan 1 Tawarikh 16:8-22). Mazmur ini mengisahkan kesetiaan dan kuasa TUHAN dalam menjaga perjanjian yang pernah Dia buat dengan nenek moyang bangsa Israel. TUHAN tetap menjaga umat-Nya saat mereka diperbudak bangsa lain akibat dosa yang mereka lakukan. TUHAN memakai Yusuf untuk memelihara kehidupan nenek moyang Israel saat bencana kelaparan terjadi atas seluruh negeri selain Mesir. TUHAN membawa keluar umat-Nya dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. TUHAN memelihara umat-Nya selama perjalanan 40 tahun di padang gurun (Mazmur 105:7-41). Inilah berbagai tindakan yang TUHAN lakukan dalam kehidupan umat-Nya. TUHAN tidak pernah meninggalkan umat-Nya karena Ia senantiasa memegang perjanjian-Nya dengan bangsa Israel.

Bagaimana seharusnya bangsa Israel merespons Allah yang telah dengan setia memegang perjanjian-Nya itu? Dalam 105:1-6, pemazmur mengajak setiap orang yang telah mengalami pertolongan TUHAN untuk bersyukur dan memberitakan segala perbuatan Allah yang Ajaib kepada bangsa-bangsa lain (105:1-2), bermegah di dalam TUHAN, mengandalkan TUHAN, menyembah Dia selalu, dan selalu mengingat apa yang telah TUHAN perbuat (105:3-5). Dengan demikian, bagi pemazmur, selalu ada alasan bagi bangsa Israel untuk bersyukur kepada TUHAN.

Orang percaya pada masa kini juga perlu menumbuhkan kesadaran untuk bersyukur. Kita semua pasti sudah sangat banyak mengalami pertolongan Tuhan dalam hidup kita. Memang, adanya pertolongan Tuhan tidak berarti bahwa hidup kita bebas dari masalah. Akan tetapi, saat masalah muncul pun, kita mengalami kehadiran Tuhan yang memberi pertolongan, ketenangan, dan semangat untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi. Oleh karena itu, sepatutnyalah bila kita tidak pernah melupakan pertolongan Tuhan dan kita terus bersyukur kepada-Nya. Apakah Anda telah membiasakan diri untuk selalu bersyukur atas segala sesuatu yang telah Allah perbuat dalam kehidupan Anda?

Pokok Doa
1. Korp Pegawai Negeri Indonesia (Korpri).
2. Pelayanan Gereja terhadap penyandang cacat.
3. Majelis Bidang Sosial Sinode GKY.
Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16
www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design