Imamat 12

Allah Mengasihi Perempuan

7 Juni 2023
GI Wirawaty Yaputri

Pandangan bahwa laki-laki adalah makhluk yang lebih berharga, lebih bermartabat daripada perempuan adalah pandangan yang salah total dan tidak sesuai dengan ajaran Alkitab! Bacaan Alkitab hari ini mengajar kita bahwa Allah mengasihi perempuan dan menghargai mereka sebagai ciptaan-Nya yang mulia. Perempuan yang melahirkan anak diperintahkan Allah agar mengambil waktu untuk pentahiran atau untuk membersihkan diri. Penyebabnya, setelah bersalin, seorang perempuan biasanya masih akan mengeluarkan darah dari rahimnya. Bagi ibu-ibu yang melahirkan secara normal, kondisi ini biasanya akan dialami selama kurang lebih 30 hari. Bagi ibu-ibu yang menyusui anaknya, proses pengeluaran darah kotor biasanya berlangsung lebih singkat, dan berangsur-angsur berkurang sampai darah sisa melahirkan terbuang habis. Pada masa kini, ibu-ibu yang melahirkan lewat proses operasi caesar biasanya tidak mengalami kondisi ini karena rahim sudah dibersihkan saat proses mengangkat anak dari rahim. Namun, perlu disadari bahwa pada masa itu, semua perempuan pasti melahirkan secara normal dengan risiko besar yang harus ditanggung. Kemungkinan, proses pembuangan darah dapat menjadi lebih lama jika ada komplikasi atau terdapat luka. Pada zaman ini, kondisinya jelas berbeda karena ada dokter dan tenaga medis yang membantu jika terjadi hal-hal di luar kenormalan.

Perintah Allah untuk mentahirkan diri bagi perempuan adalah hal yang baik. Selama proses ini, seorang perempuan akan dibebaskan dari tugas-tugas di luar rumah, dan ia akan memiliki waktu untuk beristirahat dan menjalin kedekatan (bonding) dengan anak yang baru ia lahirkan. Perintah pentahiran ini jelas bertujuan untuk melindungi perempuan dari berbagai bentuk perbuatan yang tidak baik. Jika seorang perempuan yang baru melahirkan sudah harus keluar bekerja, sedangkan badannya belum pulih dari "luka" pasca melahirkan,hal ini pasti akan sangat merugikan perempuan itu. Allah benar-benar memiliki hikmat yang tiada tara, sehingga Ia memberi perintah pentahiran bagi perempuan setelah melahirkan. Waktu pentahiran yang berbeda bagi anak laki-laki dan perempuan tidak berarti bahwa Allah lebih menghargai anak laki-laki. Karena anak perempuan biasanya dilahirkan dengan tubuh lebih kecil, waktu yang lebih panjang akan memberi kesempatan bagi sang ibu untuk memperhatikan kondisi kesehatannya. Selain itu, karena budaya yang lebih menyukai anak laki-laki, waktu yang lebih panjang bagi seorang ibu dengan anak perempuan akan memberikan ikatan yang kuat dengan anak itu. Allah mengasihi laki-laki dan perempuan tanpa membuat pembedaan. Apakah kita juga saling menghargai antara laki-laki dan perempuan?

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.
Yakobus 5: 16


www.gky.or.id | Gereja Kristus Yesus Copyright 2019. All rights Reserved. Design & Development by AQUA GENESIS Web Development & Design