Cctv (Closed-Circuit Television) merupakan alat yang sudah umum di pasang, baik di rumah, kantor, maupun di jalan raya, termasuk jalan di gang. Fungsi CCTV adalah untuk mengawasi dan merekam siapa pun dan apa pun yang disorot oleh CCTV. Bahkan, bila ada suatu peristiwa kejahatan, rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian akan dicari untuk dipakai sebagai barang bukti yang amat berguna untuk menyingkapkan peristiwa yang terjadi. Pada masa kini, orang yang berniat melakukan tindak kejahatan akan mempertimbangkan apakah di lokasi sasaran terdapat CCTV atau tidak. Akan tetapi, sebagai bagian dari umat Allah, seharusnya perilaku kita tidak ditentukan oleh adanya pengawasan, karena kita meyakini bahwa Allah itu Maha Tahu dan Maha Hadir. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Allah merespons tindakan Raja Yosafat bersekutu dengan Raja Ahab itu dengan mengutus Nabi Yehu untuk menegur Raja Yosafat yang secara tidak langsung seperti memberi dukungan dan pembenaran terhadap kefasikan Raja Ahab (19:2). Dalam pandangan Tuhan, sikap Raja Yosafat yang menjalin persahabatan dengan Raja Ahab yang membenci TUHAN itu adalah sikap yang salah. Oleh karena itu, TUHAN menjadi murka dan memberi teguran keras.
Perhatikan respons Raja Yosafat terhadap teguran TUHAN: Ia tidak menyangkal, marah, atau membela diri, melainkan ia melanjutkan pemerintahannya di dalam takut akan TUHAN. Raja Yosafat berkeliling dari Bersyeba sampai pegunungan Efraim untuk mengajak rakyat bertobat dan kembali kepada TUHAN (19:4), Raja Yosafat memperbaiki sistem peradilan dengan mengingatkan bahwa setiap keputusan harus didasarkan pada takut kepada Tuhan (19:5-7). Di Yerusalem, ia menugaskan beberapa imam dan orang Lewi untuk melaksanakan kepemimpinan rohani atas rakyat (19:8-10). Raja Yosafat melakukan perbaikan karena sadar bahwa hidupnya di bawah pengawasan Tuhan. Amsal 15:3 mengatakan, "Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik." Pengawasan TUHAN membuat Raja Yosafat ingin agar dirinya dan rakyat yang dipimpinnya hidup berkenan kepada TUHAN yang mengawasi hidup mereka.
Sebagai anak-anak Allah, apakah kita hidup dengan kesadaran bahwa Allah melihat semua yang kita lakukan? Apakah kesadaran akan pengawasan Allah ini membuat Anda sungguh-sungguh meminta TUHAN menolong dan memampukan Anda untuk menjaga hidup agar senantiasa berkenan kepada Tuhan atau Anda tetap meniru perbuatan dosa yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah? Sebagai anak-anak Allah, hendaklah hidup kita memuliakan Dia!